Jakarta (KABARIN) - Lexus Australia melakukan penarikan kembali (recall) terhadap ratusan SUV mewah Lexus LX500d dan LX600 model tahun 2025–2026. Langkah ini diambil setelah ditemukan potensi masalah pada sistem transmisi yang berisiko membahayakan pengemudi.
Mengutip laporan Drive pada Minggu (22/2) waktu setempat, total ada 589 unit kendaraan yang terdampak. Mobil-mobil tersebut diproduksi sepanjang 2025 dan merupakan kombinasi model tahun 2025 serta 2026.
Dalam dokumen resmi recall yang diajukan Lexus Australia, disebutkan bahwa Lexus LX yang terkena dampak menggunakan transmisi otomatis 10 percepatan dengan komponen solenoid linier yang berfungsi mengontrol perpindahan gigi.
Masalah muncul ketika solenoid mengalami kegagalan dalam kondisi tertentu. Jika itu terjadi, ECU ECT-Transmission kemungkinan tidak dapat mengirimkan sinyal kesalahan ke ECU Engine. Dampaknya, transmisi bisa berputar terlalu cepat pada gigi tertentu.
Kondisi tersebut dinilai cukup serius karena berpotensi merusak sistem transmisi kendaraan. Selain itu, mobil juga bisa kehilangan tenaga penggerak saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Lebih jauh lagi, Lexus menyebutkan bahwa dalam beberapa kasus, kerusakan dapat memicu kebocoran cairan transmisi yang bersentuhan dengan komponen knalpot panas.
"Kondisi ini dapat meningkatkan risiko tabrakan atau kebakaran, yang juga dapat meningkatkan risiko cedera atau kematian bagi penumpang kendaraan," kata perusahaan.
Yang menjadi perhatian, Lexus Australia menegaskan bahwa gangguan transmisi ini tidak menunjukkan tanda peringatan sebelumnya. Artinya, pengemudi bisa saja tidak menyadari adanya masalah sebelum kerusakan terjadi.
Karena itu, perusahaan meminta seluruh pelanggan yang memiliki kendaraan terdampak untuk segera membawa mobilnya ke dealer resmi Lexus terdekat guna dilakukan pemeriksaan dan perbaikan.
Dalam siaran persnya, Lexus menyatakan bahwa dealer akan melakukan pemrograman ulang perangkat lunak Transmission ECT-ECU tanpa dikenakan biaya kepada pemilik kendaraan.
Proses pemrograman ulang tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar 30 menit atau lebih, tergantung antrean dan jadwal kerja dealer.
Langkah recall ini menjadi pengingat bahwa bahkan kendaraan premium sekalipun tetap membutuhkan pengawasan kualitas ketat, terutama pada komponen vital seperti sistem transmisi yang berpengaruh langsung terhadap keselamatan berkendara.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026